Kembali ke Beranda Sastra
Waktu baca: ~1 menit (134 kata)
Puisi

Dalam sunyi, ilmu merangkak laju

Oleh: Herji Dujira•

‎Dalam sunyi, ilmu merangkak laju ‎Menggapai bintang, menembus waktu ‎Namun disaat kendali terlepas ‎Ia kan menjelma badai yang mengikis batas ‎ ‎Moral luruh, bak daun di musim gugur ‎Budaya tergerus, hilang tanpa teratur ‎Agama dipandang, hanya dongeng usang ‎Manusia pongah, tak lagi kenal terang ‎Mengira diri, setara sang pencipta ‎Mendaki angkuh, ke menara nirwana ‎Lalu jatuh, ke jurang kehampaan ‎Terjerat nafsu, dalam kegelapan ‎ ‎Namun, dengarkan bisik hati nurani ‎Pengetahuan sejatinya, adalah pelita insani ‎ ‎Ia kan bersemi, mengukir taman surga di setiap insan ‎Bukan untuk memetik buah terlarang di pohon kekuasaan ‎Bukan pula menari di atas bara dosa, bagai iblis kesetanan ‎Ia kan membimbing, langkah menuju kemuliaan yang abadi ‎Mengangkat martabat, bak permata yang bersinar di hati ‎Sebab manusia utuh, bukan raja yang bertahta di singgasana ‎Melainkan hamba yang tunduk pada kebijaksanaan semesta

Apresiasi Rasa Sastra:0 Jejak Apresiasi
Sorot kalimat mana saja untuk menjadikannya kartu kutipan.

Ruang Diskusi Sastra (0)

Berikan ulasan dan tanggapan apresiatif dengan etika santun dan bersahabat.

Belum ada tanggapan umum. Jadilah yang pertama memberikan apresiasi.

Dalam sunyi, ilmu merangkak laju — Herji Dujira | Fadrodzak