Dalam sunyi, ilmu merangkak laju
Dalam sunyi, ilmu merangkak laju Menggapai bintang, menembus waktu Namun disaat kendali terlepas Ia kan menjelma badai yang mengikis batas Moral luruh, bak daun di musim gugur Budaya tergerus, hilang tanpa teratur Agama dipandang, hanya dongeng usang Manusia pongah, tak lagi kenal terang Mengira diri, setara sang pencipta Mendaki angkuh, ke menara nirwana Lalu jatuh, ke jurang kehampaan Terjerat nafsu, dalam kegelapan Namun, dengarkan bisik hati nurani Pengetahuan sejatinya, adalah pelita insani Ia kan bersemi, mengukir taman surga di setiap insan Bukan untuk memetik buah terlarang di pohon kekuasaan Bukan pula menari di atas bara dosa, bagai iblis kesetanan Ia kan membimbing, langkah menuju kemuliaan yang abadi Mengangkat martabat, bak permata yang bersinar di hati Sebab manusia utuh, bukan raja yang bertahta di singgasana Melainkan hamba yang tunduk pada kebijaksanaan semesta