Kembali ke Beranda Sastra
Waktu baca: ~1 menit (35 kata)
Puisi

Merpati yang Tak Pernah Lupa Rumah

Oleh: Pena Pengelana•

Sayapmu menembus kabut petang, membawa sehelai kertas bersulam kata. Jarak hanyalah angka di atas peta, sedang degup rasa adalah kompas yang setia.

Terbanglah merpati, sampaikan salam pada bait puisi yang sabar menunggu di seberang sepi.

Apresiasi Rasa Sastra:0 Jejak Apresiasi
Sorot kalimat mana saja untuk menjadikannya kartu kutipan.

Ruang Diskusi Sastra (0)

Berikan ulasan dan tanggapan apresiatif dengan etika santun dan bersahabat.

Belum ada tanggapan umum. Jadilah yang pertama memberikan apresiasi.

Merpati yang Tak Pernah Lupa Rumah — Pena Pengelana | Fadrodzak